Perkembangan Garuda Select 3 di Inggris Terbaru

Garuda Select 3

Sejak awal 2019, PSSI menerapkan program 6 bulan pelatihan profesional sepak bola baru bernama Garuda Select. Memasuki musim ketiga, PSSI kembali mengirimkan 21 pemain berusia di bawah 17 tahun ke Inggris. Diberangkatkan pada 3 Desember 2020, Garuda Select 3 siap dilatih dengan standar Eropa di dalam maupun di luar lapangan. 

Bukan demi membentuk suatu tim, Garuda Select bertujuan untuk menanamkan profesionalisme dalam jiwa para pemain. Itu sangat diperlukan para pemain untuk berkembang di dalam dunia sepak bola profesional domestik maupun internasional. Maka, di setiap pelatihan, para pemain ditempa dengan intensif dan disiplin demi mengejar ketinggalan fisik, teknik, mental, dan taktik. 

Direktur Sepak Bola – Dennis Wise 

Selain pernah menjadi kapten Chelsea F.C. dan Timnas Inggris, Dennis Wise juga memiliki prestasi luar biasa di luar lapangan. Dennis yang membawa Millwall F.C. lolos ke final Piala FA. Dennis juga pernah menjadi Manager of The Month bersama Swindon Town dan Leeds United. 

Selain itu, ketika menjabat sebagai Newcastle United Football Director, Dennis sangat jeli mencari dan membentuk perkembangan bakat muda. Kini Dennis menerapkan cara yang sama untuk menggali potensi para Garuda muda dan meningkatkan kemampuan masing-masing. 

Pelatih Kepala – Des Walker 

Dennis Wise menunjuk Des Walker sebagai Pelatih Kepala Garuda Select. Mantan pilar pertahanan Inggris yang tangguh itu telah tampil lebih dari 600 kali di kasta tertinggi Inggris. Usai  masanya sebagai pemain berakhir, Des menjadi pelatih dan mengelola salah satu tim junior di Derby County. 

Penunjukan ini sangat tepat, karena Des Walker sangat canggih untuk urusan mendidik para bakat muda. Des Walker mampu mengajarkan pemahaman dan penerapan taktik yang tepat, terlebih untuk pertahanan, yang merupakan kelemahan utama Timnas Indonesia. Untuk melatih, Desa dibantu Danny Holmes, mantan pemain belakang Connah’s Quay Nomads F.C. sebagai asistennya. 

Perkembangan Garuda Muda di Inggris 

Baru saja satu bulan menjalani pelatihan di Inggris, Garuda Select 3 sudah banyak berkembang pesat. Sejauh ini, menurut Danny Holmes, ada 4 pemain yang bisa dikatakan paling berkembang. 

1. Hokky Caraka 

Danny Holmes menganggap kekuatan, kecepatan, dan kelincahan yang dimiliki Hokky sebagai senjata andalannya. Meski begitu, masih banyak potensi yang bisa dikembangkan darinya. Ditinjau dari kemampuannya, Danny menilai bahwa Hokky lebih cocok bermain sebagai penyerang daripada pemain belakang. 

Memang butuh waktu untuk beradaptasi dari pemain belakang menjadi penyerang. Namun, Danny yakin dengan sentuhan yang bagus dan ketenangan saat tertekan, Hokky pasti dapat melakukannya dengan baik. Hokky pun menyatakan siap bekerja keras dan mengikuti arahan pelatih untuk menjadi penyerang yang dahsyat. 

2. Noval Junior 

Noval dinilai mulai memahami saat yang tepat untuk mengambil posisi di depan pemain belakang dan menjaga kawasan tengah. Pada pertandingan melawan Port Vale, Noval yang bermain pada babak kedua menjaga kawasan tengah dengan baik. 

3. Adre Arido 

Andre dinilai berkemampuan menepis tembakan lawan dengan sangat baik dan aktif di dalam memotong umpan silang. Ketika bertanding melawan Port Vale, Andre tampil ciamik sebagai kiper di babak pertama dan berhasil menjaga gawangnya tanpa kebobolan.  

4. Ridho Syuhada

Selanjutnya ada Ridho, si gelandang lincah yang menunjukkan kemampuannya saat memegang bola. Ridho menampilkan kemampuan teknik yang baik, dari sentuhan awal sampai pemberian umpan. 

Meski pemerintah Inggris sedang memberlakukan lockdown kembali terkait munculnya varian baru dari virus corona, pelatihan Garuda Select 3 tetap berjalan. Meski tidak mungkin melakukan laga persahabatan, para pemain tetap diberikan latihan pengembangan fisik demi meningkatkan kebugaran. Pelatihan ini diharapkan berhasil menghasilkan Garuda Muda tangguh dan konsisten dalam sepak bola dunia. 

 

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *